JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) usai melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026) guna memperbaiki tata kelola institusi yang selama ini terus menuai kritik publik.
Langkah ini dipandang sebagai upaya mendesak di tengah menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap netralitas serta profesionalisme Polri, namun publik tetap meragukan apakah tindak lanjut ini akan menyentuh akar permasalahan budaya kekuasaan atau hanya menjadi sekadar formalitas birokrasi semata.
Penguatan pengawasan dan perbaikan sistem yang dijanjikan seharusnya tidak hanya berakhir pada laporan di atas kertas, melainkan harus mampu mendobrak kultur impunitas yang selama ini menghambat transformasi kepolisian menjadi lembaga penegak hukum yang adil dan transparan.
Keseriusan pemerintah dalam mengawal hasil kerja KPRP ini akan menjadi ujian krusial bagi kredibilitas kepemimpinan Presiden Prabowo dalam melakukan pembenahan total pada sektor keamanan di Indonesia.





