JAKARTA – Harga aset kripto Bitcoin (BTC) kembali meroket hingga menyentuh level US$ 65.500 atau setara Rp 1,17 miliar pada perdagangan pasar global yang terpantau dalam lima pekan terakhir.
Kenaikan signifikan ini dipicu oleh sentimen spekulatif investor, namun para pengamat memperingatkan bahwa lonjakan tajam tersebut seringkali tidak dibarengi dengan fundamental ekonomi yang solid.
Nilai tukar rupiah yang menyentuh angka Rp 17.949 per dolar AS turut mendongkrak harga nominal Bitcoin di pasar domestik, meskipun risiko volatilitas ekstrem masih mengintai sewaktu-waktu.
Masyarakat diminta untuk tetap skeptis dan waspada terhadap euforia pasar kripto yang rentan terhadap manipulasi serta potensi gelembung harga yang dapat merugikan investor ritel secara mendadak.




