LAMPUNG TIMUR – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur pada Senin guna memastikan progres infrastruktur yang diklaim akan meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Dengan menaiki perahu klotok menyusuri sungai, Gibran mencoba melihat dari dekat hambatan teknis yang ada, di tengah sorotan publik mengenai efisiensi anggaran pembangunan infrastruktur di daerah.
Meskipun aksi meninjau menggunakan perahu tradisional ini memberikan citra kedekatan dengan realita lapangan, publik tetap memberikan catatan kritis terhadap urgensi proyek ini. Langkah seremonial seperti ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pencitraan politik semata, melainkan harus diikuti dengan transparansi pengerjaan yang tepat waktu agar tidak menambah deretan proyek mangkrak di luar Pulau Jawa.
Pembangunan Jembatan Way Bungur memang diproyeksikan untuk memangkas biaya logistik bagi warga Lampung Timur yang selama ini terhambat akses transportasi. Namun, tantangan sesungguhnya terletak pada bagaimana pemerintah menjamin bahwa jembatan ini nantinya benar-benar mampu menggerakkan roda ekonomi rakyat kecil secara berkelanjutan, bukan hanya menguntungkan korporasi besar yang melintasi jalur tersebut.
Hingga saat ini, penyelesaian proyek Jembatan Way Bungur masih terus dipantau untuk melihat apakah janji peningkatan ekonomi daerah dapat segera terealisasi. Pemerintah pusat dan daerah perlu bersinergi lebih serius dalam pengawasan konstruksi agar kualitas jembatan tetap terjaga dan manfaatnya bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat setempat.





