FLORES – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengerahan ribuan personel dan bantuan logistik segera setelah gempa bumi mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026, guna mempercepat evakuasi dan penanganan warga terdampak.
Langkah cepat ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagai bentuk respons langsung pemerintah pusat dalam menangani situasi darurat di berbagai wilayah terdampak.
Meskipun pengerahan personel dilakukan secara masif, efektivitas distribusi bantuan ini memicu kritik terkait kesiapan mitigasi bencana yang seringkali dianggap masih bersifat reaktif dibandingkan preventif.
Publik kini menantikan apakah tindakan ini mampu menjangkau daerah terpencil secara transparan atau hanya sekadar rutinitas birokrasi di tengah ancaman bencana yang terus berulang.




