Ekosistem Ekonomi Kreatif Kaltim Lemah, Dispar Soroti Kendala Modal

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim menekankan pentingnya penguatan ekosistem dan akses modal bagi pelaku ekonomi kreatif di Samarinda. (Foto: RSS)

SAMARINDA – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur menyoroti hambatan besar yang masih menjegal para pelaku ekonomi kreatif di Samarinda terkait sulitnya akses permodalan dan fasilitas produksi yang memadai.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Muhammad Faisal, menegaskan bahwa potensi subsektor musik dan karya kreatif lainnya tidak akan berkembang maksimal jika ekosistem pendukungnya tetap lemah serta tidak terintegrasi dengan baik.

Kritik ini mencuat seiring masih banyaknya pegiat kreatif yang mampu menghasilkan karya berkualitas namun terbentur dinding akses finansial serta minimnya dukungan promosi untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Pemerintah kini dituntut untuk segera merealisasikan penguatan ekosistem secara konkret agar sektor ekonomi kreatif di wilayah tersebut tidak terjebak dalam masalah klasik keterbatasan sarana dan prasarana.