JAKARTA – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Setjen DPD RI) menggelar seminar bertajuk pemberdayaan perempuan di era digital pada perayaan HUT ke-7 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, guna mendorong kesadaran teknologi dan menjaga integritas di tengah disrupsi informasi.
Acara ini menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi anggota DWP agar mampu menjadi motor penggerak keluarga yang cerdas di dunia maya.
Namun, tantangan nyata justru terletak pada bagaimana narasi pemberdayaan ini diimplementasikan secara konkret di luar tataran diskusi formal.
Sikap kritis muncul terhadap efektivitas kegiatan seremonial tahunan seperti ini dalam menjembatani kesenjangan literasi digital yang masih menghantui banyak lapisan masyarakat.
Integritas yang digaungkan harus mampu melampaui slogan agar perempuan benar-benar berdaya menghadapi ancaman keamanan siber dan hoaks.
Diharapkan, DWP Setjen DPD RI tidak hanya berhenti pada perayaan semata, melainkan mampu merumuskan kebijakan internal yang mendukung peningkatan skill digital secara berkelanjutan.
Transformasi digital menuntut langkah nyata, bukan sekadar simbolisme di balik meja seminar.





