JAKARTA – Masyarakat perlu mewaspadai maraknya peredaran identitas bodong dengan memahami cara membedakan KTP asli dan palsu melalui pemeriksaan fisik yang teliti di seluruh Indonesia guna mencegah risiko kejahatan siber yang semakin canggih saat ini.
Secara visual KTP asli memiliki hologram yang berubah warna dan tekstur cetakan yang timbul namun kelemahan pemindaian manual seringkali gagal mendeteksi replika berkualitas tinggi yang kini mudah ditemui di pasar gelap.
Langkah verifikasi langsung ke kantor Dukcapil menjadi satu-satunya cara valid untuk memastikan keaslian chip mengingat pengecekan mata telanjang sudah tidak lagi memadai di tengah masifnya manipulasi digital.
Pemerintah harus bertindak lebih tegas dalam melindungi keamanan data warga agar dokumen negara tidak terus-menerus menjadi celah bagi oknum kriminal untuk melancarkan aksi penipuan identitas.



