BATAM – Pemerintah Kota Batam secara resmi menjalin kerja sama strategis di bidang pendidikan dengan Korea Selatan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di pasar industri global pada pekan ini.
Langkah ini diambil guna menjawab tantangan tingginya kebutuhan tenaga kerja ahli di berbagai kawasan industri strategis di Batam yang selama ini belum terpenuhi secara maksimal oleh lulusan lokal.
Meski kolaborasi ini terlihat menjanjikan dalam memperkuat kualitas kompetensi internasional, muncul keraguan kritis mengenai sejauh mana kurikulum asing tersebut dapat diadaptasi tanpa mengesampingkan identitas pendidikan nasional.
Kebergantungan pada model pendidikan luar negeri dikhawatirkan hanya menjadi solusi instan yang gagal menyentuh akar masalah ketimpangan infrastruktur pendidikan di daerah.
Efektivitas program ini pun harus dipantau secara ketat agar tidak hanya berakhir sebagai seremonial birokrasi, mengingat tantangan serapan tenaga kerja lokal di perusahaan asing masih sering terbentur standar kualifikasi yang sangat tinggi.
Publik menanti apakah kerja sama ini benar-benar akan memberdayakan warga Batam atau justru hanya memfasilitasi kebutuhan industri global dengan biaya investasi pendidikan yang besar.





