NEW DELHI – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendadak menjadi sorotan tajam warga India setelah video dirinya menyanyikan lagu klasik Bollywood viral di media sosial saat melakukan kunjungan resmi ke New Delhi baru-baru ini.
Langkah yang dikemas sebagai aksi diplomasi budaya ini justru memicu kritik pedas karena dianggap lebih menonjolkan sisi gimik daripada substansi kebijakan luar negeri yang nyata.
Di tengah tekanan ekonomi dan isu domestik yang menghimpit Malaysia, penggunaan taktik populisme seperti ini dinilai oleh sebagian pengamat sebagai upaya distraksi untuk menutupi kegagalan pencapaian konkret dalam hubungan bilateral.
Kini publik mempertanyakan apakah kemesraan simbolis lewat nyanyian tersebut benar-benar mampu memperbaiki fondasi kerja sama kedua negara yang selama ini sering mengalami ketegangan politik.



