SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengucurkan dana fantastis sebesar Rp144 miliar dari APBD untuk melanjutkan proyek Pelabuhan Kenyamukan yang hingga kini realisasi fisiknya masih tersandera proses administratif jaminan pelaksanaan dari pihak penyedia.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kutim, Masrianto Suriansyah, menyatakan bahwa meski pengadaan selesai, pekerjaan belum bisa dimulai sebelum dokumen jaminan diserahkan, sebuah keterlambatan prosedural yang berisiko menghambat target operasional pelabuhan.
Besarnya alokasi anggaran ini menuntut pengawasan ketat serta transparansi penuh agar tidak terjadi pemborosan dana publik, mengingat urgensi infrastruktur ini dalam menggerakkan ekonomi masyarakat di Kalimantan Timur yang sudah lama dinantikan.
Publik kini mendesak pemerintah untuk memastikan linimasa pengerjaan yang jelas agar proyek bernilai ratusan miliar ini tidak terus-menerus terjebak dalam tahapan persiapan tanpa kepastian penyelesaian fisik yang nyata.



