JAKARTA – Dalam rangka merayakan hari jadi ke-65, Bank Jakarta menyalurkan bantuan kepada Sahabat Disabilitas binaan Yayasan Sinergi Disabilitas Indonesia (YaSDI) di Jakarta sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat.
Namun, aksi seremonial yang diklaim sebagai wujud nyata kepedulian ini memicu pertanyaan kritis mengenai sejauh mana efektivitas dan keberlanjutan dampak jangka panjang bagi para penyandang disabilitas di lapangan.
Meski bantuan tersebut disalurkan untuk memperingati HUT perusahaan, publik menanti apakah langkah ini hanya sekadar rutinitas perayaan tahunan atau merupakan awal dari komitmen kebijakan inklusi keuangan yang lebih sistematis dan permanen.
Pemberdayaan yang sesungguhnya memerlukan lebih dari sekadar donasi berkala, melainkan aksesibilitas layanan perbankan yang setara serta lapangan kerja yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.





