JAKARTA – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara secara resmi menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memperketat pengawasan operasional demi menjaga integritas institusi di Jakarta, baru-baru ini.
Langkah ini diambil sebagai respons atas rentetan skandal yang meruntuhkan kepercayaan publik, namun instruksi tersebut dinilai hanya menjadi langkah reaktif yang terus berulang tanpa adanya solusi sistemik yang fundamental.
Pengawasan yang diklaim akan “semakin tajam” ini patut dipertanyakan efektivitasnya, mengingat sistem pengawasan internal Kemenkeu selama ini dianggap sering kebobolan dalam mendeteksi gaya hidup mewah dan penyalahgunaan wewenang pegawainya.
Kini masyarakat menanti apakah gertakan pimpinan ini akan membuahkan reformasi nyata di lapangan atau sekadar menjadi janji manis untuk meredam polemik yang terus memojokkan kementerian bendahara negara tersebut.




