Ancaman Disinformasi: Kritik Jurnalisme Warga dan Peran AI

Ilustrasi tantangan etika dan risiko disinformasi dalam praktik jurnalisme warga berbasis teknologi AI. (Foto: RSS)

SAMARINDA – LPP RRI Samarinda menyoroti fenomena jurnalisme warga dan peran kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem informasi publik yang kini mengaburkan batas antara fakta dan opini profesional secara signifikan.

Transformasi digital ini memang memungkinkan setiap individu menjadi produsen berita, namun ketiadaan kontrol ketat terhadap akurasi data justru berisiko besar melemahkan standar jurnalisme yang kredibel.

Ketiadaan kode etik di kalangan jurnalis amatir serta ancaman manipulasi algoritma AI berpotensi menyuburkan disinformasi yang memicu polarisasi tajam di tengah masyarakat demokratis.

Ketergantungan publik pada platform digital tanpa verifikasi memadai hanya akan menciptakan ruang gema yang merusak tatanan informasi sehat di Indonesia jika tidak segera diregulasi dengan tegas.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!