SAMARINDA – Sebanyak 160 madrasah di Kalimantan Timur mulai menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar 31.049 penerima manfaat, namun realisasi ini mengundang kritik tajam karena baru mencakup 25,8 persen dari total lembaga pendidikan di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kaltim, Sabransyah, merincikan bahwa penerima saat ini mencakup 28.474 siswa dan 2.575 tenaga pendidik yang tersebar di 13 madrasah negeri serta 147 madrasah swasta.
Meskipun program ini dijanjikan akan menjangkau seluruh elemen pendidikan pada 2026 mendatang, angka ketercapaian saat ini yang bahkan belum menyentuh sepertiga populasi madrasah menunjukkan adanya ketimpangan akses nutrisi yang nyata.
Pemerintah dituntut untuk lebih serius mempercepat distribusi program agar kesenjangan kualitas kesehatan antara madrasah di perkotaan dan daerah terpencil di Kalimantan Timur tidak semakin melebar.





