Gubernur Lampung Alihkan KBM ke Daring Akibat Abu Anak Krakatau

Seorang siswa di Lampung mengikuti pembelajaran daring akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Foto: RSS)

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung secara mendadak menginstruksikan pengalihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi pembelajaran daring pada 7-8 September 2026 bagi seluruh satuan pendidikan guna mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Langkah darurat yang diambil oleh Gubernur Lampung ini dinilai sangat reaktif dan mencerminkan lemahnya mitigasi jangka panjang dalam menghadapi bencana alam yang bersifat rutin di wilayah tersebut.

Pengalihan ke sistem daring secara tiba-tiba ini berisiko memperlebar kesenjangan kualitas pendidikan mengingat infrastruktur digital dan akses internet di pelosok Lampung masih belum merata.

Pemerintah seharusnya tidak hanya memberikan solusi jangka pendek berupa instruksi daring, namun juga wajib mengevaluasi kesiapan sistem pendidikan agar lebih tangguh terhadap interupsi bencana tanpa mengorbankan hak belajar siswa.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!