Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Bagi Kesehatan Publik

Visualisasi sebaran abu vulkanik dari kawah Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengancam kesehatan warga di pesisir Selat Sunda. (Foto: RSS)

BANDAR LAMPUNG – Gunung Anak Krakatau kembali melontarkan abu vulkanik ke udara pada pekan ini di perairan Selat Sunda, mengancam kesehatan ribuan warga di pesisir Lampung dan Banten akibat sebaran material tajam yang terbawa angin kencang.

Fenomena ini memicu kekhawatiran mendalam mengenai efektivitas sistem peringatan dini serta kelambanan mitigasi kesehatan pemerintah daerah dalam mengantisipasi paparan debu silika yang dapat merusak fungsi paru-paru masyarakat secara permanen.

Abu vulkanik mengandung partikel kristal silika dan zat asam yang dapat menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga iritasi mata serius, namun sayangnya distribusi masker standar medis seringkali baru dilakukan saat kondisi warga sudah memburuk.

Pemerintah seharusnya tidak hanya terpaku pada pemantauan seismik gunung semata, melainkan wajib memperhitungkan dampak polusi udara jangka panjang yang selama ini dianggap remeh dan kurang mendapat perhatian serius dalam anggaran kebencanaan.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!