Jepang-Rusia Memanas Akibat Monumen Perang yang Hina Simbol Kekaisaran

Ilustrasi ketegangan diplomatik antara Jepang dan Rusia terkait penggunaan simbol sejarah yang kontroversial. (Foto: RSS)

SAKHALIN – Hubungan diplomatik antara Jepang dan Rusia dilaporkan semakin memanas setelah peresmian sebuah monumen perang kontroversial di wilayah Sakhalin yang secara terang-terangan memicu kemarahan pemerintah Tokyo.

Monumen tersebut secara provokatif memperlihatkan sosok prajurit Uni Soviet yang sedang menghancurkan patok batu berukir lambang Bunga Krisan, sebuah simbol suci yang merupakan kebanggaan sekaligus lambang resmi Kekaisaran Jepang.

Langkah Rusia ini menuai kritik tajam karena dianggap bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan bentuk propaganda politik yang sengaja dirancang untuk merendahkan martabat nasional Jepang di tengah situasi geopolitik yang sudah tidak stabil.

Penggunaan simbolisme militer yang merusak identitas bangsa lain ini dikhawatirkan akan menutup pintu rekonsiliasi dan justru memperuncing sentimen permusuhan yang telah mengakar sejak berakhirnya Perang Dunia II.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!