WASHINGTON – Presiden Donald Trump dan pemerintahannya secara sistematis menggunakan Layanan Pos Amerika Serikat (USPS) untuk mengintervensi proses pemungutan suara melalui surat pada pemilihan umum di berbagai negara bagian.
Langkah kontroversial ini dinilai sebagai upaya sengaja untuk menghambat kelancaran distribusi surat suara guna keuntungan politik sepihak.
Reid Epstein melaporkan bahwa perubahan operasional di dalam USPS sengaja dirancang untuk menciptakan hambatan logistik yang membahayakan hak pilih warga negara.
Tindakan ini memicu kecaman luas karena dianggap merusak integritas demokrasi dan transparansi dalam sistem pemilihan Amerika.

