MADRID – Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, secara resmi mendesak Komisi Eropa di Brussels untuk segera meninjau kembali dan mengakhiri Perjanjian Asosiasi antara Uni Eropa dengan Israel akibat dugaan pelanggaran berat terhadap hukum internasional di Gaza.
Keputusan ini mencerminkan sikap kritis Madrid terhadap kegagalan diplomatik dalam menghentikan eskalasi konflik yang telah memicu krisis kemanusiaan luar biasa di wilayah Palestina tersebut.
Sanchez menegaskan bahwa pemberian keistimewaan ekonomi dan perdagangan melalui perjanjian tersebut tidak lagi relevan jika salah satu pihak terus mengabaikan prinsip-prinsip kemanusiaan global yang dijunjung tinggi oleh blok Eropa.
Langkah ini menjadi ujian moral bagi Uni Eropa untuk membuktikan komitmennya dalam menegakkan keadilan internasional tanpa standar ganda terhadap tindakan militer Israel yang semakin tak terkendali.


