PONTIANAK – Komisi IX DPR RI melontarkan kritik keras dan mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera turun tangan menangani lonjakan drastis kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mencapai 165 ribu jiwa akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat saat ini.
Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, menegaskan bahwa angka ratusan ribu korban tersebut merupakan sinyal darurat yang menunjukkan kegagalan mitigasi dampak kesehatan di lapangan.
Pemerintah pusat dituntut tidak hanya diam dan diminta segera menerapkan protokol kesehatan yang ketat serta menyiapkan skema evakuasi darurat bagi warga yang terdampak paparan asap ekstrem.
Keterlambatan respons medis dalam krisis lingkungan ini dianggap sebagai pengabaian serius terhadap hak dasar masyarakat Kalbar untuk mendapatkan udara bersih dan perlindungan kesehatan yang memadai dari negara.





