SEOUL – Produk art toys Indonesia membidik potensi transaksi fantastis senilai Rp 17 miliar melalui partisipasi dalam ajang URBAN BREAK dan TOY CON SEOUL 2026 di Seoul, Korea Selatan, guna memperluas jangkauan pasar kreatif global.
Pameran berskala internasional tersebut dilaporkan berhasil menarik perhatian besar dari para pembeli dan kolektor Korea yang mulai melirik keunikan desain serta narasi karakter lokal dari tanah air.
Namun, angka proyeksi ini patut dikritisi lebih jauh terkait kesiapan infrastruktur ekspor dan konsistensi kualitas produksi massal yang sering kali menjadi titik lemah industri kreatif nasional saat menghadapi permintaan skala besar.
Pemerintah dan pemangku kepentingan harus memastikan bahwa target miliaran rupiah ini bukan sekadar klaim di atas kertas, melainkan hasil dari strategi jangka panjang yang didukung perlindungan hak kekayaan intelektual yang solid.





