Program GratisPol Kaltim 2027 Berlanjut di Tengah Defisit APBD

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud saat memberikan keterangan terkait keberlanjutan program pendidikan GratisPol di tengah tantangan defisit anggaran 2027. (Foto: RSS)

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program bantuan pendidikan GratisPol pada Tahun Anggaran 2027 di Samarinda, meskipun proyeksi APBD Kaltim diperkirakan mengalami penyusutan drastis hingga Rp12,1 triliun.

Keputusan ambisius ini memicu sorotan kritis terkait bagaimana pemerintah daerah akan menyeimbangkan prioritas pembangunan lainnya, mengingat keterbatasan fiskal yang sangat signifikan tersebut berpotensi membebani postur belanja daerah secara keseluruhan.

Rudy mengklaim bahwa dana pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa tetap menjadi prioritas utama, namun publik patut mempertanyakan realitas implementasinya agar program ini tidak sekadar menjadi beban anggaran yang mengabaikan pemeliharaan infrastruktur dasar.

Transparansi dalam penyusunan skala prioritas kini menjadi tuntutan utama, agar ambisi politik melalui program GratisPol tidak mengorbankan stabilitas ekonomi Kalimantan Timur di masa depan akibat defisit yang mencapai belasan triliun rupiah tersebut.