BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa mayoritas wilayah Kalimantan Timur diprakirakan akan berawan pada Senin (27/7/2026), namun fenomena udara kabur yang menyelimuti Kota Samarinda dan Kota Bontang memicu kekhawatiran terkait kualitas atmosfer di wilayah tersebut.
Meskipun Balikpapan diprediksi hanya berawan, kondisi di Samarinda dan Bontang menunjukkan adanya partikel di udara yang dapat membatasi jarak pandang secara signifikan bagi para pengguna jalan.
Fenomena udara kabur ini seharusnya tidak hanya dipandang sebagai siklus cuaca rutin, melainkan alarm bagi pemerintah daerah untuk lebih transparan mengenai indikator kualitas udara, terutama di pusat industri dan pemukiman padat.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gangguan pernapasan serta penurunan visibilitas saat berkendara di tengah kondisi cuaca yang terlihat tenang namun menyimpan risiko kesehatan ini.





