Progres Sensus Ekonomi 2026 Penajam Hanya 2 Persen, Efektivitas BPS Dipertanyakan

Petugas BPS saat melakukan pendataan ekonomi (Ilustrasi). Kecepatan pendataan di Penajam Paser Utara yang hanya dua persen per hari menuai sorotan terkait efisiensi kerja lapangan. (Foto: RSS)

PENAJAM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mengungkapkan bahwa kecepatan pendataan lapangan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah setempat saat ini hanya menyentuh angka sekitar dua persen per hari.

Capaian yang tergolong lamban ini memicu kekhawatiran mengenai ketepatan waktu penyelesaian target nasional, mengingat Penajam merupakan wilayah strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara yang membutuhkan data akurat secara cepat.

Minimnya akselerasi harian ini menunjukkan adanya tantangan teknis atau manajemen lapangan yang belum optimal, sehingga dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas data jika petugas dipaksa bekerja terburu-buru di akhir periode demi mengejar tenggat.

Pemerintah daerah dan BPS dituntut untuk segera mengevaluasi strategi pendataan agar anggaran besar yang dialokasikan tidak terbuang sia-sia akibat proses birokrasi yang kurang lincah dalam memetakan potensi ekonomi riil di lapangan.