Kritik Target 10 Juta Wirausaha Baru Menteri Maman Abdurrahman

Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat memaparkan target rasio kewirausahaan nasional 2029. (Foto: RSS)

JAKARTA – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman secara ambisius menggandeng sektor swasta untuk mencetak 10 juta wirausaha baru di Jakarta hingga tahun 2029 demi mendongkrak rasio kewirausahaan nasional menjadi 3,6 persen.

Namun, langkah melibatkan dunia usaha ini memicu kritik tajam mengenai sejauh mana pemerintah sebenarnya mampu menyediakan fondasi mandiri tanpa terus-menerus bergantung pada beban sektor swasta.

Target kuantitas 10 juta wirausaha tersebut dikhawatirkan hanya menjadi angka di atas kertas yang mengabaikan kualitas serta keberlanjutan bisnis di tengah daya beli masyarakat yang sedang lesu.

Rencana peningkatan rasio yang hanya dipatok naik tipis dari 3,35 persen juga dinilai kurang progresif dan tidak mencerminkan solusi konkret atas tingginya angka pengangguran struktural di Indonesia.