SAN FRANCISCO – Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, resmi berganti nama menjadi SpaceXAI setelah diakuisisi oleh SpaceX pada pekan ini di San Francisco guna menyatukan visi teknologi luar angkasa dan kecerdasan buatan dalam satu ekosistem.
Langkah rebranding yang dibarengi dengan peluncuran logo baru ini disebut sebagai upaya Musk untuk mensinergikan komputasi canggih dengan eksplorasi antarplanet secara lebih mendalam.
Namun, keputusan ini memicu kritik keras dari sejumlah analis yang menilai penggabungan tersebut hanyalah taktik pemasaran untuk menutupi ketidakpastian etika dalam pengembangan AI yang semakin liar di bawah kontrol tunggal sang miliarder.
Konsolidasi entitas bisnis ini juga dikhawatirkan akan memperburuk masalah konflik kepentingan serta menciptakan monopoli teknologi yang berbahaya bagi persaingan sehat di industri global.




