WASHINGTON – Partai Demokrat di Washington secara radikal mulai beralih mendukung kandidat “pejuang” dari kalangan luar demi merombak sistem pemerintahan Amerika Serikat menjelang pemilu sela kedua di era pengaruh Donald Trump.
Langkah agresif ini mencerminkan pergeseran sikap partai yang kini lebih memprioritaskan sosok anti-mapan daripada politisi moderat yang selama ini dianggap terlalu berkompromi.
Namun, ambisi besar untuk melakukan perombakan total ini dinilai sebagai langkah spekulatif yang justru mengekspos kerentanan ideologis dan ketidakstabilan di dalam internal partai sendiri.
Para pengamat memperingatkan bahwa strategi yang mengandalkan kandidat ekstrem ini berisiko menjadi senjata makan tuan yang akan merugikan Demokrat pada pemilu bulan November mendatang.

