Polarisasi Politik AS di HUT ke-250: Demokrat dan Trump Saling Serang

WASHINGTON – Di tengah perayaan hari jadi ke-250 Amerika Serikat di Washington, tensi politik nasional memanas setelah Gubernur Gavin Newsom dan Wes Moore secara terbuka mengecam rekam jejak Presiden Donald Trump sebagai bentuk pengkhianatan nyata terhadap cita-cita luhur bangsa.

Kritik tajam dari dua tokoh yang digadang-gadang sebagai penantang kuat di tahun 2028 ini menyoroti betapa kebijakan Trump dianggap merusak fondasi demokrasi yang seharusnya dijunjung tinggi.

Namun, alih-alih merespons dengan narasi persatuan, Trump justru membalas serangan tersebut dengan melabeli Partai Demokrat sebagai kelompok ekstrem yang membahayakan stabilitas negara.

Perselisihan ini mencerminkan betapa dalamnya jurang polarisasi di Amerika Serikat, di mana momen bersejarah yang seharusnya menjadi ajang refleksi nasional justru disalahgunakan untuk kepentingan politik praktis dan saling menjatuhkan.