SAMPANG – Presiden Prabowo Subianto meresmikan total 1.151 kilometer pembangunan dan perbaikan jalan daerah yang tersebar di seluruh Indonesia dalam seremoni di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, guna memperkuat fondasi ketahanan pangan dan energi nasional.
Langkah ini diambil melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebagai respons atas buruknya konektivitas di wilayah pelosok yang selama ini menghambat distribusi komoditas utama.
Namun, ketergantungan pemerintah daerah pada anggaran pusat melalui proyek IJD ini memicu kritik mengenai rendahnya kemandirian fiskal daerah serta kemampuan mereka dalam melakukan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan tanpa terus-menerus membebani APBN.
Publik kini menanti apakah pembangunan masif ini benar-benar mampu menurunkan biaya logistik yang masih tinggi atau hanya akan menjadi proyek seremonial yang gagal memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput.





