JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kembali menyuarakan komitmen pemerintah dalam memperkuat pengawasan program strategis nasional demi memberantas budaya korupsi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (4/6/2026).
Upaya ini diklaim bertujuan untuk menciptakan tata kelola yang bersih dan akuntabel, sebuah janji yang sering terdengar namun kerap terkendala oleh lemahnya implementasi di lapangan.
Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah berupaya sekeras-kerasnya untuk memastikan setiap kebijakan bebas dari praktik rasuah yang merugikan negara.
Namun, tanpa mekanisme pengawasan independen dan sanksi yang berat, pernyataan ini berisiko hanya menjadi seremoni birokrasi di tengah skeptisisme publik terhadap integritas aparatur negara.





