Janji SPMB 2026 Ramah: Mampukah Kemendikdasmen Hapus Praktik Titip-Menitip?

Kemendikdasmen bersama berbagai lembaga mulai mengawal jalannya sistem penerimaan murid baru untuk periode 2026 guna memastikan transparansi seleksi. (Foto: RSS)

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama pemerintah daerah dan lintas kementerian resmi mengawal persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di Jakarta demi mewujudkan sistem yang transparan, berkeadilan, dan inklusif.

Langkah kolaboratif ini diklaim sebagai upaya serius pemerintah dalam menghapus praktik kecurangan yang selama ini mencoreng integritas dunia pendidikan nasional.

Meski janji manis mengenai sistem yang ramah terus didengungkan, publik tetap mengkritisi apakah pengawasan ini mampu menyentuh akar permasalahan seperti manipulasi data domisili dan fenomena titip-menitip siswa oleh oknum tertentu.

Keberhasilan SPMB 2026 tidak boleh hanya diukur dari sinkronisasi regulasi di atas kertas, melainkan harus dibuktikan dengan hilangnya diskriminasi akses pendidikan yang kerap kali terabaikan dalam implementasi teknis di lapangan.