TANJUNG PANDAN – Pemerintah resmi membuka kembali rute penerbangan internasional menuju Pulau Belitung melalui Bandara H.A.S. Hanandjoeddin guna memacu arus devisa pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang pada pekan ini.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi daerah yang sempat lesu akibat minimnya akses langsung bagi wisatawan mancanegara.
Namun, pembukaan rute ini memicu kritik tajam terkait kesiapan infrastruktur pendukung yang dianggap belum sepenuhnya mumpuni untuk melayani standar internasional secara berkelanjutan.
Banyak pihak meragukan apakah ketergantungan pada sektor aviasi saja cukup untuk menjamin keberhasilan KEK Tanjung Kelayang tanpa adanya perbaikan fasilitas publik yang mendasar di lapangan.
Selain itu, pemerintah dituntut untuk memastikan bahwa aliran devisa ini tidak hanya menguntungkan pengusaha besar, tetapi juga berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat lokal di Belitung.
Transformasi ekonomi ini harus diawasi ketat agar tidak sekadar menjadi seremonial tanpa adanya strategi mitigasi dampak lingkungan terhadap ekosistem pesisir yang rentan.





