Revitalisasi Mal Lembuswana: Event Budaya Lebih Urgen dari Sekadar Tenant Baru

Upaya menghidupkan kembali kejayaan Mal Lembuswana Samarinda melalui dorongan penyelenggaraan event budaya yang kreatif. (Foto: RSS)

SAMARINDA – SAMARINDA – Manajemen Mal Lembuswana didesak segera melakukan langkah konkret melalui penyelenggaraan event budaya guna menjaga eksistensi pusat perbelanjaan legendaris ini di tengah ketatnya persaingan retail modern di Kota Samarinda.

Langkah ini dianggap sangat krusial agar mal tidak hanya terjebak pada strategi pasif yang sekadar mengandalkan kehadiran tenant baru tanpa memberikan nilai tambah emosional bagi para pengunjung.

Kritik tajam mengemuka karena Mal Lembuswana kini mulai kehilangan pesona nostalgianya sebagai titik temu lintas generasi yang telah populer sejak era 1990-an.

Tanpa adanya inovasi berupa kegiatan kreatif dan pelestarian identitas lokal, tempat yang dulunya menjadi ikon gaya hidup warga Samarinda ini terancam sekadar menjadi gedung komersial yang hambar.

Penyelenggaraan event budaya harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat sekaligus menarik minat pasar milenial serta Gen Z.

Tanya Disini?
Mr. Fact AI
×
Halo Sahabat! 👋 Mau tau info berita apa hari ini?

💡 Pilih kategori atau tanya langsung soal berita yang lagi viral. Saya akan jelaskan singkat!