JAKARTA – Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menghadiri acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia bersama sekitar 14 ribu warga di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, guna merayakan puncak turnamen sepak bola dunia tersebut pada malam pergantian juara.
Kendati acara yang diramaikan konser musik dan bazar UMKM ini terlihat meriah, kerumunan massa yang masif memicu kritik tajam mengenai kesiapan manajemen kebersihan serta potensi kerusakan fasilitas publik di area bersejarah tersebut.
Beberapa pihak menilai kehadiran pejabat publik dalam kegiatan hura-hura berskala besar ini cenderung menonjolkan aspek pencitraan politik dibandingkan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan mendasar yang dihadapi warga Jakarta.
Pemerintah Provinsi Jakarta diharapkan tidak hanya terpaku pada perhelatan seremonial yang menghabiskan anggaran besar, namun juga memastikan pemberdayaan UMKM dalam acara tersebut memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.





