JAKARTA – Nintendo Singapore akhirnya secara resmi mengumumkan rencana peluncuran konsol Nintendo Switch dan generasi terbarunya, Switch 2, untuk pasar Indonesia pada Desember 2026 mendatang.
Keputusan ini memicu kritik tajam dari para pengamat teknologi karena jadwal peluncuran tersebut dinilai sangat terlambat dan berisiko kehilangan relevansi di tengah cepatnya perkembangan perangkat gim global.
Meski menjanjikan judul populer seperti Mario Kart World, The Legend of Zelda: Breath of the Wild, hingga Pokémon Legends: Z-A, strategi ini dianggap sebagai langkah reaktif yang sudah tertinggal jauh.
Publik kini mempertanyakan apakah kehadiran resmi di tahun 2026 masih mampu menarik minat konsumen yang selama ini sudah terbiasa mengandalkan produk impor dari pasar gelap akibat absennya dukungan resmi selama bertahun-tahun.





