Mahasiswa Chicago Didakwa Hate Crime Usai Bakar Salib di Grant Park

CHICAGO – CHICAGO – Merlin Lu, seorang mantan mahasiswa berusia 21 tahun, kini menghadapi dakwaan kejahatan kebencian setelah ia nekat membakar sebuah salib di Grant Park, Chicago, dengan dalih melakukan protes politik.

Meskipun secara historis pembakaran salib merupakan simbol teror rasisme yang keji, Lu mengklaim bahwa aksinya tersebut ditujukan untuk memprotes pemerintahan Trump dan bukan didasari oleh sentimen kebencian rasial.

Pembelaan diri Lu ini dinilai sangat bermasalah dan mengkhawatirkan karena ia menggunakan simbol supremasi kulit putih yang sangat traumatis hanya untuk sekadar ekspresi politik pribadinya.

Pihak berwenang menegaskan bahwa dalih protes tidak dapat menghapuskan unsur kejahatan kebencian karena pemilihan simbol tersebut secara inheren mengandung ancaman terhadap kelompok minoritas.