JAKARTA – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan secara tegas mengecam putusan banding Pengadilan Tinggi Militer terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dan mendesak Mahkamah Agung (MA) serta Komisi Yudisial (KY) segera turun tangan di Jakarta, baru-baru ini.
Koalisi menilai putusan tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik impunitas yang masih mengakar kuat di dalam sistem peradilan militer Indonesia.
Vonis banding ini dianggap gagal memberikan keadilan bagi korban dan justru menunjukkan lemahnya komitmen negara dalam menindak tegas oknum aparat yang melakukan tindakan kriminal brutal.
Oleh karena itu, intervensi MA dan pengawasan dari KY sangat diperlukan untuk mengevaluasi integritas hakim serta memastikan hukum tidak lagi tumpul ke atas dalam perkara kekerasan terhadap warga sipil.





