KUWAIT CITY – Militer Amerika Serikat kini tengah menjadi sorotan tajam setelah muncul laporan mengejutkan mengenai hancurnya pangkalan militer mereka di Kuwait akibat serangan jet tempur F-5 milik Iran baru-baru ini.
Insiden yang melibatkan penggunaan teknologi jet tua era Perang Dingin ini secara otomatis mempermalukan kredibilitas sistem pertahanan udara canggih milik Amerika Serikat di mata dunia internasional.
Keberhasilan serangan jet “jadul” tersebut mencerminkan kegagalan strategis yang fatal sekaligus membuktikan adanya celah keamanan yang sangat mengkhawatirkan pada instalasi militer strategis di kawasan Teluk.
Kritik pedas pun terus berdatangan mempertanyakan efisiensi anggaran pertahanan AS yang masif namun nyatanya tidak berdaya menghadapi ancaman dari alutsista usang yang telah dimodifikasi oleh Teheran.


