PAKS – Pemerintah Hungaria terpaksa menghentikan sementara operasional satu-satunya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Paks setelah permukaan air Sungai Danube menyusut ke level terendah akibat kekeringan ekstrem yang melanda wilayah tersebut baru-baru ini.
Langkah drastis ini mengungkap kerentanan fatal infrastruktur energi nuklir yang selama ini dipromosikan sebagai solusi stabil, namun nyatanya sangat rapuh terhadap fluktuasi lingkungan dan perubahan iklim ekstrem.
Ketergantungan reaktor pada debit air sungai sebagai sistem pendingin utama menunjukkan bahwa pemerintah gagal mengantisipasi risiko lingkungan yang kini terbukti mampu melumpuhkan pasokan listrik nasional secara mendadak.
Kondisi ini seharusnya menjadi peringatan keras bagi otoritas global bahwa keamanan energi tidak akan pernah tercapai selama dampak pemanasan global terhadap sumber daya alam terus diabaikan dalam perencanaan industri vital.




