MANGGARAI – PT Elnusa Petrofin berupaya mempercepat pemulihan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Fuel Terminal Reo, Nusa Tenggara Timur, guna mengatasi ancaman kelangkaan energi pascagempa bumi Magnitudo 7,7 yang merusak akses logistik utama pada pekan ini.
Langkah penguatan personel dan penambahan armada darurat ini sayangnya menyingkap tabir kerentanan sistem distribusi energi di wilayah timur Indonesia yang selama ini tampak minim mitigasi jangka panjang terhadap bencana alam berskala besar.
Skema operasional yang dipaksakan berjalan di tengah infrastruktur jalan yang hancur tidak hanya berisiko pada keselamatan pekerja, tetapi juga menunjukkan kegagalan pemerintah dalam menyediakan jalur alternatif yang tangguh untuk menjamin ketersediaan energi di zona rawan.
Publik menuntut agar langkah responsif Elnusa Petrofin ini tidak sekadar menjadi solusi sementara, melainkan momentum evaluasi total terhadap ketahanan stok energi nasional agar masyarakat di pelosok NTT tidak terus-menerus menjadi korban rapuhnya manajemen risiko logistik.





