JAKARTA – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya secara tegas membantah isu padamnya kamera pengawas (CCTV) di kawasan Sudirman dan Bundaran HI saat aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di Jakarta demi menepis keraguan publik terkait pengawasan di lapangan.
Pihak pemerintah mengeklaim bahwa seluruh perangkat pemantauan berfungsi normal tanpa kendala teknis, meskipun pada saat yang bersamaan banyak warga melaporkan kesulitan mengakses siaran langsung melalui kanal resmi pemerintah saat eskalasi massa meningkat.
Klarifikasi yang terkesan defensif ini memicu tanda tanya besar mengenai transparansi akses informasi publik, mengingat sinkronisasi data visual sangat krusial untuk memantau potensi represi atau kericuhan secara objektif tanpa ada yang ditutup-tutupi.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini dituntut untuk membuktikan integritas sistem digital mereka agar tidak muncul persepsi adanya pembatasan akses informasi yang sengaja dilakukan guna membatasi pengawasan publik terhadap dinamika di ruang terbuka.





