BANGKOK – Pemerintah Kota Bangkok resmi menetapkan status bencana di seluruh 50 distrik setelah hujan deras selama tiga hari berturut-turut memicu banjir besar yang melumpuhkan ibu kota Thailand tersebut.
Kebijakan darurat ini terpaksa diambil menyusul tingginya genangan air yang menyebabkan proses evakuasi warga di berbagai titik pemukiman mengalami hambatan serius dan kesulitan logistik.
Kondisi ini mencerminkan kegagalan sistem drainase kota dalam menghadapi cuaca ekstrem, yang sekaligus menelanjangi lemahnya komitmen pemerintah dalam membangun mitigasi bencana jangka panjang yang konkret.
Hingga saat ini, ribuan warga masih terjebak di tengah lumpuhnya akses transportasi, menuntut tanggung jawab nyata dari otoritas terkait atas krisis lingkungan yang terus berulang tanpa solusi efektif.




