BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota mengumpulkan sebanyak 242 Ketua OSIS tingkat SMA/SMK sederajat se-Kota Bekasi dalam agenda bertajuk ‘Pelajar Bertanya Polisi Menjawab’ guna memberikan motivasi terkait strategi belajar dan persiapan masa depan di tengah tingginya tensi kenakalan remaja.
Kegiatan yang berlangsung di markas kepolisian setempat ini bertujuan untuk membekali para pemimpin siswa agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing.
Namun langkah ini memicu pandangan kritis terkait efektivitas motivasi verbal kepolisian dalam mengatasi akar masalah tawuran dan kriminalitas pelajar yang selama ini gagal diredam oleh kebijakan pendidikan formal.
Pendekatan simbolis ini dikhawatirkan hanya menjadi seremoni sesaat tanpa adanya tindak lanjut sistemik yang menyentuh persoalan psikologis dan sosial para siswa di lapangan.
Pihak kepolisian menekankan bahwa disiplin ketat adalah kunci utama kesuksesan masa depan guna menjauhkan generasi muda dari jeratan hukum.
Di sisi lain pengamat menilai bahwa tanggung jawab pembinaan moral seharusnya dikembalikan pada penguatan kurikulum dan peran keluarga daripada sekadar instruksi dari institusi penegak hukum yang bersifat instruksional.




