JAKARTA – Aparat kepolisian mengawal aksi massa Dewan Pengurus Pusat Serikat Petani Indonesia (DPP SPI) di depan Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, melalui pendekatan yang diklaim humanis demi menjaga kondusivitas ruang demokrasi pada Selasa ini.
Petugas di lapangan terlihat membagikan makanan dan berinteraksi langsung dengan para peserta aksi sebagai upaya meminimalisir potensi gesekan di tengah penyampaian aspirasi.
Namun, langkah persuasif yang menonjolkan keramahan ini memicu tanda tanya besar mengenai apakah upaya tersebut murni merupakan standar operasional baru atau sekadar strategi pencitraan untuk meredam tajamnya kritik petani terhadap kebijakan pemerintah.
Publik kini menaruh sorotan apakah narasi humanis ini akan konsisten diterapkan di masa depan atau hanya menjadi instrumen peredam ketegangan sesaat dalam menghadapi dinamika protes di ibu kota.





