SANA’A – Ribuan warga sipil di Yaman terpaksa melarikan diri dari rumah mereka hanya dengan pakaian yang melekat di badan akibat eskalasi pertempuran sengit antara pemerintah dukungan Arab Saudi dan pemberontak Houthi yang disokong Iran baru-baru ini.
Tragedi kemanusiaan ini semakin memperparah kondisi negara yang selama bertahun-tahun telah hancur oleh kelaparan ekstrem dan wabah penyakit mematikan.
Ketidakmampuan komunitas internasional untuk menghentikan perang proksi ini menunjukkan betapa murahnya nyawa rakyat sipil di tengah ambisi geopolitik kekuatan asing yang terus bersitegang.
Tanpa adanya intervensi perdamaian yang tulus, Yaman kini berada di ambang kehancuran total sementara dunia hanya menonton penderitaan jutaan warga yang tidak berdosa.
