NABATIEH – Militer Israel melakukan aksi destruktif dengan meledakkan jaringan terowongan Hizbullah di punggung bukit Ali al-Taher, wilayah Nabatieh, Lebanon Selatan, hingga memicu guncangan gempa berkekuatan Magnitudo 4,1 pada Sabtu (26/10).
Laporan Kantor Berita Nasional (NNA) Lebanon mengungkapkan bahwa intensitas ledakan besar yang sengaja dipicu tersebut menciptakan getaran seismik yang luas dan mencemaskan penduduk sipil di sekitar lokasi kejadian.
Penggunaan kekuatan militer yang berlebihan ini menunjukkan pola serangan brutal yang tidak hanya menyasar infrastruktur bawah tanah, tetapi juga secara nyata merusak stabilitas geologi wilayah Lebanon yang sudah rapuh akibat konflik.
Tindakan agresif ini menuai kritik tajam karena dinilai sebagai provokasi berbahaya yang mengabaikan dampak lingkungan serta keselamatan warga sipil di tengah eskalasi ketegangan yang terus memanas di perbatasan.


