BUENOS AIRES – Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Argentina pada pekan ini menyusul kabar duka wafatnya sang ayah, sebuah keputusan emosional yang menandai berakhirnya era keemasan La Albiceleste di kancah internasional.
Keputusan yang mendadak ini memicu kritik tajam mengenai sejauh mana profesionalisme seorang atlet elit diuji ketika tekanan personal mulai mengaburkan tanggung jawab besar di pundaknya sebagai kapten negara.
BBC Sport menengok kembali perjalanan Messi yang penuh rekor namun kerap diwarnai air mata, menyoroti betapa rapuhnya ketergantungan Argentina pada satu individu yang kini memilih pergi di saat proses regenerasi tim belum sepenuhnya teruji secara matang.
Pensiunnya Messi bukan sekadar kehilangan teknis di lapangan, melainkan cerminan nyata dari beban mental yang tak tertahankan, sekaligus meninggalkan lubang besar yang membuktikan kegagalan sistemik dalam membangun tim yang mandiri tanpa figur penyelamat.





