PONTIANAK – Kualitas udara di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menembus level sangat berbahaya dengan skor mencapai 695 akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang kian tak terkendali.
Angka yang mencengangkan ini menempatkan Pontianak secara resmi sebagai wilayah dengan polusi udara terburuk di Indonesia, mencerminkan kegagalan sistematis dalam mitigasi karhutla yang terus berulang setiap tahunnya.
Masyarakat kini dipaksa untuk menghentikan seluruh aktivitas luar ruangan demi menghindari risiko kesehatan fatal akibat paparan polutan yang sudah jauh melampaui ambang batas aman bagi paru-paru manusia.
Kondisi darurat ini menuntut langkah konkret dari pemerintah pusat maupun daerah, bukan sekadar imbauan klise, mengingat nyawa warga kini menjadi pertaruhan di tengah kepungan asap beracun yang menyelimuti langit Kalimantan.





