JAKARTA – Kementerian Agama bersama P3M Universitas Indonesia merilis Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang mencapai angka tertinggi 77,89 dalam acara Refleksi 2025 di Jakarta pada Senin (22/12/2025).
Capaian ini secara administratif merupakan angka tertinggi dalam sebelas tahun terakhir sejak survei serupa pertama kali digelar pada tahun 2015 silam.
Namun, lonjakan angka statistik ini mengundang kritik tajam terkait sejauh mana relevansi data di atas kertas dengan realitas konflik dan diskriminasi yang masih kerap terjadi di akar rumput.
Pemerintah diharapkan tidak sekadar menjadikan skor tinggi ini sebagai alat legitimasi politik, melainkan harus mampu menjawab tantangan nyata perlindungan hak kelompok minoritas yang sering kali terabaikan oleh angka survei.




