SAMARINDA – UMKM Aqueena asal Samarinda sukses menarik perhatian pengunjung Kaltim Fair 2026 melalui produk inovatif Sambal Bawang Dayak yang kini mulai merambah pasar nasional sebagai bukti potensi besar komoditas lokal Kalimantan Timur.
Meskipun telah memasuki tahun keempat produksi, tantangan menjaga kualitas dan keberlanjutan pasokan bahan baku di tengah ketatnya persaingan produk sambal kemasan tetap menjadi catatan kritis bagi pelaku usaha ini.
Ketergantungan pada pameran fisik seperti booth Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim perlu diimbangi dengan strategi digital yang lebih agresif agar penetrasi pasar tidak hanya bersifat momentum musiman.
Diversifikasi olahan ikan yang ditawarkan Wiwit Andriyanti memang memberikan nilai tambah, namun peningkatan skala produksi harus diiringi standarisasi ketat jika ingin bersaing di level global yang lebih kompetitif.




